![]() |
| Backdrop Seminar Edukasi |
SMP Islamic Boarding School (IBS) dan SMA Internasional Islamic Boarding School kembali menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi yang berkarakter dan berintegritas melalui kegiatan Penguatan Karakter dan Pencegahan Kenakalan Remaja yang dilaksanakan pada pekan ini di aula sekolah. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas VII - XII dan didampingi oleh guru serta wali kelas hari ini, tanggal 13 Februari 2026, di ruang kelas IX SMP Islamic Boarding School Alma Asy-Syauqy.
Kepala sekolah dalam sambutannya menegaskan bahwa pendidikan di sekolah tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter positif seperti disiplin, tanggung jawab, kejujuran, dan kemampuan mengendalikan diri. Nilai-nilai tersebut menjadi benteng utama dalam mencegah berbagai bentuk kenakalan remaja, termasuk perilaku merokok yang masih menjadi tantangan di kalangan pelajar.
![]() |
| Kegiatan Seminar Siswa SMP-SMA Islamic Boarding School Alma Asy-Syauqy |
Dalam kegiatan tersebut, siswa mengetahui pentingnya membangun karakter positif serta dampak dari perilaku menyimpang. Guru Bimbingan dan Konseling menjelaskan bahwa kenakalan remaja sering dipicu oleh pengaruh lingkungan dan tekanan teman sebaya. Oleh karena itu, sekolah mengedepankan pendekatan preventif dan pembinaan yang humanis agar siswa mampu membuat keputusan yang bijak.
Salah satu fokus utama kegiatan adalah edukasi tentang bahaya merokok bagi kesehatan remaja. Sebagai bagian dari pembelajaran kontekstual, siswa mengikuti praktik sederhana untuk melihat secara langsung dampak asap rokok terhadap paru-paru.
Dalam simulasi tersebut, guru menggunakan botol bening dan kapas putih sebagai ilustrasi paru-paru. Asap dimasukkan ke dalam botol sehingga kapas berubah warna menjadi kekuningan. Perubahan warna tersebut menjadi gambaran nyata bagaimana zat berbahaya dalam rokok dapat menempel dan merusak organ pernapasan.
Menurut data dari World Health Organization, rokok mengandung ribuan zat kimia berbahaya yang dapat menyebabkan gangguan pernapasan, penyakit jantung, serta ketergantungan nikotin, terutama pada usia remaja.
Melalui praktik ini, siswa tidak hanya menerima teori, tetapi juga menyaksikan visualisasi dampak secara langsung sehingga pesan yang disampaikan lebih membekas. Dalam kegiatan tersebut, pemateri kali ini, Miss Lia, juga memperlihatkan video terkait yang relevan dengan bahayanya merokok.
Sebagai penutup, siswa diajak menuliskan komitmen pribadi untuk menjaga kesehatan dan menjauhi perilaku merugikan. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran internal, bukan sekadar kepatuhan terhadap aturan sekolah.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, sekolah berharap dapat terus menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal. Pembentukan karakter positif dan pencegahan kenakalan remaja akan terus menjadi program berkelanjutan dalam rangka mencetak generasi yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing.


Posting Komentar